Powder coating besi merupakan salah satu aplikasi yang sangat umum. Besi memiliki kecenderungan mengalami korosi ketika terpapar lingkungan yang mendukung pembentukan karat. Karena itu, perlindungan permukaan menjadi bagian penting.
Jika besi sudah berkarat, permukaan perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Karat yang dibiarkan di bawah coating dapat menjadi titik awal masalah di kemudian hari.Untuk aplikasi outdoor, pemilihan sistem coating juga perlu disesuaikan dengan tingkat paparan.
Contohnya, pagar dan furniture outdoor membutuhkan pertimbangan berbeda dibanding rak besi yang digunakan di dalam ruangan. Untuk lingkungan yang lebih agresif, sistem pretreatment dan coating dapat dibuat lebih spesifik.
Aluminium juga banyak menggunakan powder coating, terutama untuk kebutuhan arsitektural, furniture, frame, dan berbagai komponen industri.
Walaupun aluminium memiliki karakteristik ketahanan korosi yang berbeda dengan besi, bukan berarti proses coating dapat dilakukan tanpa persiapan. Aluminium perlu mendapatkan surface preparation yang sesuai agar coating dapat melekat dengan baik. Beberapa contoh aplikasinya meliputi: frame aluminium, railing, furniture, komponen arsitektural, pintu dan jendela, enclosure, komponen kendaraan, berbagai produk dekoratif.
Untuk aplikasi eksterior, jenis resin dan spesifikasi powder perlu disesuaikan dengan tuntutan terhadap cuaca dan UV.
Powder coating juga digunakan dalam industri otomotif dan komponen kendaraan. Aplikasi dapat ditemukan pada berbagai komponen seperti roda, frame, bracket, komponen underbody, dan bagian tertentu yang memang dirancang untuk menerima proses powder coating.
Salah satu alasan penggunaannya adalah kemampuan coating untuk memberikan finishing yang seragam sekaligus perlindungan permukaan. Namun, tidak semua bagian kendaraan dapat diperlakukan dengan powder coating secara sembarangan.
Untuk proyek otomotif, penting mengetahui jenis material, temperatur proses yang diperbolehkan, dan spesifikasi coating sebelum pekerjaan dilakukan.
Powder coating dan cat biasa sama-sama digunakan untuk memberikan perlindungan sekaligus tampilan pada permukaan, tetapi proses dan karakteristiknya berbeda.
Jadi kesimpulannya, powder coating vs cat biasa bukan persoalan mana yang selalu lebih baik. Pilihan harus didasarkan pada kebutuhan.
Powder coating dapat menjadi pilihan menarik ketika produk membutuhkan finishing yang konsisten, kuat, dan diproduksi dalam kondisi yang memungkinkan curing menggunakan panas.
Sebaliknya, cat biasa dapat lebih praktis untuk benda yang terlalu besar untuk oven, membutuhkan pekerjaan di lokasi, atau membutuhkan sistem touch-up tertentu.